Kisah Rasulullah ﷺ dan Pengejaran Suraqah bin Malik

Kisah Rasulullah ﷺ dan Pengejaran Suraqah bin Malik

Saat Rasulullah ﷺ berhijrah dari Makkah menuju Madinah bersama Abu Bakar Ash-Shiddiq رضي الله عنه, kaum Quraisy sangat marah karena gagal menangkap beliau.
Mereka pun mengumumkan hadiah besar bagi siapa saja yang berhasil menangkap Rasulullah ﷺ, hidup atau mati.

Kisah Rasulullah ﷺ dan Pengejaran Suraqah bin Malik

Mendengar hal itu, seorang penunggang kuda yang mahir bernama Suraqah bin Malik tertarik. Ia yakin bisa mengejar Rasulullah ﷺ dan mendapatkan hadiah tersebut. Maka dengan kudanya yang cepat, Suraqah berangkat menyusul Rasulullah ﷺ.

Ketika Suraqah hampir mendekati mereka, tiba-tiba kudanya terperosok ke dalam pasir hingga kakinya terbenam. Suraqah terkejut dan jatuh. Ia mencoba bangkit dan melanjutkan pengejaran, namun kejadian itu terulang kembali. Kudanya kembali terjatuh dan tidak mampu bergerak.

Saat itulah hati Suraqah mulai gemetar. Ia sadar bahwa yang dihadapinya bukanlah orang biasa. Dengan penuh ketakutan, ia memanggil Rasulullah ﷺ dan memohon ampun serta perlindungan.

Rasulullah ﷺ tidak marah. Beliau justru mendoakan Suraqah dan menjanjikan keselamatan baginya. Bahkan Rasulullah ﷺ berkata dengan penuh keyakinan,

“Wahai Suraqah, bagaimana pendapatmu jika suatu hari engkau memakai gelang Kisra, raja Persia?”

Suraqah terdiam. Saat itu Rasulullah ﷺ sedang dalam pelarian, namun beliau berbicara tentang masa depan dengan penuh keyakinan. Suraqah pun kagum dan berjanji tidak akan memberitahukan keberadaan Rasulullah ﷺ kepada siapa pun.

Beberapa tahun kemudian, janji Rasulullah ﷺ itu benar-benar terwujud. Ketika Islam berjaya dan harta Persia dibawa ke Madinah, Suraqah bin Malik memakai gelang Kisra, persis seperti yang disabdakan Rasulullah ﷺ.

Pelajaran dari kisah ini:
Kasih sayang Rasulullah ﷺ mampu melembutkan hati musuh. Dan janji Allah pasti benar, meskipun saat itu tampak mustahil di mata manusia.

Di Reshare oleh KOMHIS.ID 
To Top