DOA SHALAT HAJAT YANG MUSTAJAB | KOMHIS.ID

DOA SHALAT HAJAT YANG MUSTAJAB

KOMHIS.ID– Berikut ini doa sholat hajat yang mustajab. Syekh Nawawi Banten dalam kitab Nihayatuz Zain, halaman 103 menjelaskan bahwa ketika seseorang tengah dalam keadaan sulit, maka dalam Islam dianjurkan untuk melaksanakan shalat hajat. Hal ini sebagai bahan untuk mendekatkan diri dan memohon pertolongan pada Allah.

فمن ضاق عليه الأمر ومسته حاجة في صلاح دينه ودنياه وتعسر عليه ذلك فليصل هذه الصلاة الآتية

Artinya: Orang sedang mengalami kesempitan, berhajat untuk membuat mashlahat agama dan dunianya, dan merasakan kesulitan karenanya, hendaklah melakukan shalat sebagai berikut.

DOA SHALAT HAJAT YANG MUSTAJAB | KOMHIS.ID

Sholat hajat sangat dianjurkan dan bisa dilakukan kapan saja kecuali waktu-waktu yang diharamkan untuk melaksanakan sholat, seperti saat matahari terbit, terbenam, dan ketika tengah hari. Setelah shalat hajat, dianjurkan pula melantunkan doa.

Berikut adalah bacaan doa setelah sholat hajat yang mustajab, yang sering dibacakan oleh Rasulullah Saw:

لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ الحَلِيْمُ الكَرِيْمُ ، سُبْحَانَ اللهِ رَبِّ العَرْشِ العَظِيْم ، الحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ ، أَسْأَلُكَ مُوْجِبَاتِ رَحْمَتِكَ ، وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ ، وَالغَنِيْمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ ، وَالسَّلَامَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ ، لَا تَدَعْ لِي ذَنْبًا إِلَّا غَفَرْتَهُ ، وَلَا هَمًّا إِلَّا فَرَّجْتَهُ ، وَلَا حَاجَةً هِيَ لَكَ رِضًا إِلَّا قَضَيْتَهَا يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Penyantun lagi Mahamulia, Mahasuci Allah Tuhan yang memiliki Arsy yang besar. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. Aku memohon kepada-Mu hal-hal yang mendatangkan  rahmat-Mu dan hal-hal yang memastikan ampunan-Mu, dan terpelihara dari semua dosa yang menjarah setiap kebaikan dan selamat dari semua dosa.

Janganlah Engkau tinggalkan suatu dosa pun bagiku, melainkan Engkau mengampuninya, dan tidak pula kesusahan melainkan Engkau berikan penawar kepadanya dan tidak pula suatu keperluan yang diridhai oleh-Mu melainkan Engkau memastikan buatku, wahai Yang Maha Penyayang diantara para penyayang.

Sumber Artikel :  www.bincangsyariah.com

KOMHIS.ID 

To Top