RAJA EROPA KETAKUTAN SETENGAH MATI HANYA MENDENGAR NAMANYA DISEBUT: "SULAIMAN TELAH DATANG"

RAJA EROPA KETAKUTAN SETENGAH MATI HANYA MENDENGAR NAMANYA DISEBUT: "SULAIMAN TELAH DATANG"

RAJA EROPA KETAKUTAN SETENGAH MATI HANYA MENDENGAR NAMANYA DISEBUT: "SULAIMAN TELAH DATANG

PAUS DI ROMA BERDO'A 3 HARI 3 MALAM, LONCENG GEREJA BERBUNYI TANPA HENTI, BUKAN KARENA NATAL, TAPI KARENA MENDENGAR SATU NAMA DARI TIMUR

━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━

Tahun 1526. Di Istana Wina, Austria.

Raja Ferdinand dari Austria sedang makan malam. Tiba-tiba seorang utusan masuk dengan wajah pucat, baju robek, dan berteriak:

"Yang Mulia... Sulaiman... Sulaiman telah bergerak dari Istanbul dengan 100.000 tentara!"

Mendengar nama itu, sendok Raja Ferdinand jatuh. Wajahnya pucat seperti mayat.

Ia langsung berdiri dan berteriak kepada pengawalnya: "Kumpulkan semua raja Eropa! Jika kita tidak bersatu, besok anak-anak kita akan adzan di Wina!"

Nama itu adalah SULTAN SULAIMAN AL-QANUNI.

Di Barat mereka memanggilnya SULEIMAN THE MAGNIFICENT - Sulaiman Yang Agung.

Di Timur, kami memanggilnya Al-Qanuni - Sang Pembuat Undang-Undang Keadilan.

Selama 46 tahun berkuasa, ia tidak pernah kalah perang. Dan Eropa tidak pernah bisa tidur nyenyak.
━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━

🟢 1. ANAK MUDA 26 TAHUN YANG MEMBUAT PETA EROPA BERUBAH HANYA DALAM 1 TAHUN

1520 M. Sultan Sulaiman naik tahta umur 26 tahun.

Raja-raja Eropa tertawa: "Anak kemarin sore. Paling sibuk dengan istananya."

Raja Hongaria mengirim surat menghina: "Kami tidak akan bayar upeti lagi seperti kepada ayahmu."

Apa jawaban Sulaiman? Ia tidak membalas surat.

Ia langsung siapkan 100.000 tentara dan 300 meriam raksasa.

Tahun 1521 - BENTENG BEOGRAD, benteng terkuat di Eropa yang selama 100 tahun tidak bisa ditembus, JATUH hanya dalam 1 bulan.

Tahun 1522 - PULAU RHODES, markas Ksatria Salib terkuat, yang dijaga 7.000 ksatria terbaik Eropa, JATUH setelah 6 bulan pengepungan.

Dalam 2 tahun, 2 benteng mustahil Eropa jatuh ke tangan anak muda 26 tahun.

Sejak itu, Paus di Roma memerintahkan semua gereja di Eropa membunyikan lonceng setiap tengah hari dan berdoa:

"Ya Tuhan, selamatkan kami dari Turki."

Doa itu dibacakan di Eropa selama 300 tahun. Setiap hari jam 12 siang.

Itulah mengapa lonceng gereja Eropa berbunyi jam 12 siang sampai hari ini - asalnya adalah ketakutan kepada Sulaiman.

Allah ﷻ berfirman:

سَنُلْقِي فِي قُلُوبِ الَّذِينَ كَفَرُوا الرُّعْبَ

"Kami akan masukkan rasa takut ke dalam hati orang-orang kafir." [QS. Ali Imran: 151]

Rasa takut itu Allah masukkan bukan karena Sulaiman kejam, tapi karena ia adil, sehingga Allah bersamanya.
━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━

🟡 2. PERANG MOHACS: 2 JAM YANG MEMBUAT KERAJAAN 300 TAHUN HILANG DARI PETA

1526. Raja Hongaria, Lajos II, sombong. Ia kumpulkan 150.000 tentara Eropa gabungan. Ia berkata: "Kita akan kubur Sulaiman di Mohacs."

Sulaiman datang hanya dengan 60.000 tentara inti.

Tanggal 29 Agustus 1526, jam 1 siang, perang dimulai di Lembah Mohacs.

Jam 3 sore, perang selesai.

2 JAM SAJA.

Kerajaan Hongaria yang sudah berdiri 300 tahun, HILANG DARI PETA.

Raja Lajos II mati tenggelam di rawa saat melarikan diri.

Sejarawan Eropa menulis: "Tidak ada perang dalam sejarah Eropa yang secepat dan sehancur Mohacs. Eropa kehilangan jantungnya dalam 2 jam."

Setelah itu, Sulaiman tidak membantai warga. Ia masuk ke ibukota Buda, ia shalat di gereja terbesar, lalu ia keluarkan undang-undang:

"Tidak boleh ada warga yang dizalimi. Yang mencuri dari rakyat Hongaria akan dihukum mati, meski ia tentara Utsmaniyah."

Warga Hongaria yang awalnya takut, justru menangis: "Selama ini raja kami sendiri yang menzalimi kami, bukan Sultan ini."

Itulah Al-Qanuni. Ditakuti musuh karena kekuatannya, dicintai rakyat musuh karena keadilannya.
━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━

🔵 3. SURAT YANG MEMBUAT RAJA PERANCIS MENANGIS DAN MEMINTA TOLONG KEPADA MUSUH ISLAM

Tahun 1525, ada kejadian aneh.

Raja Perancis, Francis I, ditangkap oleh Raja Spanyol, Charles V. Perancis adalah negara Katolik terbesar.

Ibu Raja Perancis bingung. Tidak ada raja Eropa yang mau menolong. Semua takut kepada Spanyol.

Akhirnya, dengan putus asa, ia mengirim surat rahasia ke... SULTAN SULAIMAN. Musuh mereka.

Isi suratnya: "Wahai Sultan agung, tolonglah anakku."

Apa jawaban Sulaiman? Ia kirim surat yang hari ini masih ada di Museum Topkapi, Istanbul. Isinya:

"Akulah Sultan Sulaiman, penguasa lautan dan daratan, pembela orang yang terzalimi..."

Ia mengancam Charles V: "Lepaskan Raja Perancis, atau aku akan datang dengan pasukanku."

Charles V ketakutan dan melepaskan Raja Perancis.

Sejak itu, Perancis menjadi sekutu Utsmaniyah selama 300 tahun. Bendera Perancis boleh berkibar di kapal Utsmaniyah.

Bayangkan: Raja Katolik terbesar minta tolong kepada Sultan Muslim karena raja-raja Kristen lainnya tidak mau menolong.

Karena mereka tahu, Sulaiman tidak pernah mengingkari janji. Jika ia berjanji melindungi, ia akan melindungi, meski yang dilindungi berbeda agama.

Rasulullah ﷺ bersabda:

أَلَا مَنْ ظَلَمَ مُعَاهِدًا فَأَنَا حَجِيجُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

"Ingatlah, siapa yang menzalimi orang kafir yang terikat perjanjian, maka Akulah lawannya di hari kiamat." [HR. Abu Dawud]

Itu yang dipegang Sulaiman.
━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━

🟣 4. KENAPA IA DISEBUT AL-QANUNI? BUKAN KARENA BANYAK MEMBUNUH, TAPI KARENA TIDAK MAU MENZALIMI SEMUT

Gelar Magnificent (Yang Agung) dari Eropa karena istana dan tentaranya megah.

Tapi gelar Al-Qanuni (Pembuat Undang-Undang) dari rakyatnya karena keadilannya.

Suatu hari, Sulaiman ingin menebang pohon-pohon di kebun istana karena diganggu semut.

Ia bertanya kepada Syaikhul Islam, Abu Suud Efendi:

"Bolehkah saya tebang pohon yang diganggu semut?"

Syaikhul Islam menjawab dengan puisi:

"Jika esok kamu diadili di hadapan Allah, dan semut-semut itu mengadu bahwa kamu menghancurkan rumahnya tanpa hak, apa jawabanmu wahai Sulaiman?"

Sulaiman menangis dan tidak jadi menebang pohon itu.

Ia yang ditakuti Eropa, ternyata takut kepada pengaduan semut di akhirat.

Ia buat undang-undang Kanunname yang mengatur:

Tidak boleh ada pajak yang memberatkan rakyat.
Hakim tidak boleh menerima hadiah.
Tentara yang mencuri, dihukum mati di depan umum.

Selama 46 tahun ia berkuasa, ia tidur hanya 4 jam sehari. Sisanya ia habiskan untuk membaca laporan rakyat satu per satu.

Di akhir hidupnya, ia berwasiat:

"Ketika aku mati, letakkan kotak kecil ini di peti matiku."

Setelah ia wafat tahun 1566 saat mengepung benteng Szigetvar, kotak itu dibuka. Isinya adalah fatwa-fatwa ulama yang membolehkan setiap perang yang ia lakukan.

Ia takut, jangan-jangan ada satu perang yang ia lakukan bukan karena Allah, tapi karena nafsu. Maka ia siapkan hujjah di hadapan Allah.
━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━

📌 APA YANG HILANG DARI PEMIMPIN ZAMAN SEKARANG?

Sulaiman mengajarkan...

Bahwa wibawa tidak datang dari banyaknya pengawal, tapi dari adilnya keputusan.

Bahwa musuh tidak takut karena kamu marah-marah di podium, tapi karena kamu konsisten dengan janji.

Dan bahwa yang membuat Raja Eropa ketakutan bukan meriam Sulaiman yang besar, tapi keadilannya yang tidak bisa dibeli.

Hari ini banyak orang ingin ditakuti seperti Sulaiman, tapi tidak mau adil seperti Sulaiman.

Ingin dihormati seperti Sulaiman, tapi tidak mau begadang membaca keluhan rakyat seperti Sulaiman.

Padahal rumusnya sederhana:

Jika Allah bersamamu karena keadilanmu, maka seluruh dunia akan takut kepadamu. Jika Allah tidak bersamamu karena kezalimanmu, maka kamu akan takut kepada seluruh dunia.

Allah berfirman:

إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ

"Sesungguhnya Allah menyuruh berlaku adil dan berbuat kebajikan." [QS. An-Nahl: 90]

Itulah undang-undang Sulaiman. Dan itu juga undang-undang Allah.
━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━

🤲 DO'A UNTUK PEMIMPIN KITA

Ya Allah, lahirkanlah di antara kami pemimpin seperti Sulaiman Al-Qanuni.

Yang takut kepada-Mu lebih dari takut kepada manusia.

Yang adil kepada rakyatnya, baik yang mencintainya maupun yang membencinya.

Dan yang ketika wafat, yang ia bawa bukan istana dan harta, tapi kotak berisi hujjah bahwa ia sudah berusaha adil.

Wallahu a'lam bish-shawab.
━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━

📚 Referensi Valid & Bisa Dicek:

1. Topkapi Palace Museum, Istanbul - Surat Sulaiman kepada Francis I (No. E. 5662)

2. Battle of Mohacs - Hungarian National Museum Archives - 29 Agustus 1526

3. Kanunname Al-Utsmani - Hukum Al-Qanuni - oleh Halil Inalcik

4. The Magnificent Suleiman - Roger Crowley

5. Tarikh Ad-Daulah Al-Utsmaniyah - Dr. Ali Sallabi
To Top